JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Wakil Bupati Tanjabtim, H Robby Nahliansyah menilai udara di wilayah Desa Sinar Kalimantan, Kecamatan Mendahara, sudah tercemar. Hal tersebut, diakibatkan beroperasinya pabrik pengelola kelapa yang berda di dekat permukiman warga setempat.
"Itu, udara di Desa Sinar Kalimantan sudah tercemar karena adanya beroperasi Pelita, "ujar Wabup saat menyampaikan sambutan pengukuhan tim kesehatan Tanjabtim, Selasa (13/3).
Sementara itu, Kades Sinar Kalimantan, Hasanudin mengatakan, terkait pencemaran udara, memang sudah mulai.
Apalagi saat produksi kelapa meningkat, membuat pabrik kelapa padat beroperasi.
"Kalau sudah kelapa banyak, pabrik beroperasi terus, sampai asap pabriknya hitam," ungkap Hasanudin saat dikonfirmasi via ponselnya.
Terlebih saat angin barat mulai berhembus, bauk pengelolaan kelapa sangat menyengat sampai ke permukiman.
"Kangin barat bertiup, bauknya yang tidak tahan," tutur Hasanudin. (oni)
