iklan Memprihatinkan, Perjuangan Guru dan Murid SD di Batanghari Menuju Sekolah.
Memprihatinkan, Perjuangan Guru dan Murid SD di Batanghari Menuju Sekolah.

JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI - Persoalan pendidikan di Batanghari sepertinya harus ditanggapi secara serius. Tidak hanya dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) yang harus diperhatikan, tetapi juga sarana dan prasarana harus memadai.

Tapi justru hal tersebut tidak dirasakan oleh anak anak peserta didik di Desa Muaro Singoan. Betapa tidak, jalan menuju Sekolah Dasar (SD) Negeri 185/I tidak tersentuh pembangunan beberapa tahun terakhir. 

Susunan balok kayu yang sangat mengerikan tak luput membuat para pejuang pendidikan tetap menempuhnya. Padahal, sudah kerap kali terjadi kecelakaan kecil, namun tidak menyurutkan semangat guru dan siswa.

Paling menyedihkan lagi sepanjang 1,5 kilometer jalan menuju sekolah ini rusak parah.
Hal ini diungkapkan oleh salah seorang guru yang mengajar di sekolah tersebut, dikatannya untuk mengajar disana butuh perjuangan yang amat berat.

"Bukan rusak parah lagi, sudah semacam payo (sawah) bisa menanam padi," ujar guru yang tidak ingin namanya dituliskan.

Diceritakannya bahwa, dari 1,5 Km itu ada lima titik poros jalan yang memang tenaga pendidik kesulitan melewatinya. Ia juga menyebutkan, hingga saat ini tidak ada perhatian sedikitpun dari pemerintah maupun pihak perusahaan.

"Perusahaan adolah, cuma selamo 8 tahun ini dak ado bantu perbaikan jalannyo, yang ado tu perusahaan lain yang bantu," sebutnya. (rza)


Berita Terkait



add images