JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN Masyarakat Desa Dusun Dalam, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun yang tergabung dalam kelompok budi daya ikan, sangat kecewa dengan pemberian bibit ikan yang disalurkan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Sarolangun pada tahun lalu. Pasalnya, bibit bantuan tersebut disebut masyarakat tidak berkualitas.
Muklis, salah satu anggota kelompok budi daya ikan di desa setempat mengatakan, bahwa hingga berumur 10 bulan setelah disemai, perkembangan ikan jauh dari harapan mereka.
Sudah 10 bulan ikan nila bantuan Diskannak baru seukuran tiga jari. Padahal pemberian pakannya sudah maksimal, kata Muklis.
Oleh sebab itu, mereka menduga bibit bantuan tersebut tidak berasal dari pembibitan resmi, melainkan pembibitan yang asal ada atau bekas sortiran.
Jangan jangan ini bibit sortiran. Tidak dibeli dari pembibitan resmi, kesalnya.
Akibat bibit yang tak berkuliatas itu lanjutnya, kelompok budi daya ikan di Dusun Dalam mengalami kerugian yang cukup besar karna sudah memberi pakan selama 10 bulan, dan dirinya juga mengaku, rekan- rekan kelompok budi daya ikan lainnya merasa lesu melakukan pembudiyaan ikan kembali.
Lesu kami jadinya, sudah capek tidak ada hasil, ujarnya. (hnd)
