iklan Ilustrasi. Foto : Net
Ilustrasi. Foto : Net

JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI - Dunia Pendidikan di Kabupaten Batanghari, harus menjadi perhatian. Berdasarkan data yang dicatat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Batanghari pada tahun ajaran 2016/2017 terdapat 865 siswa Sekolah Dasar (SD) yang tidak naik kelas.

Dari data tersebut, jumlah siswa dan siswi dari tingkat SD dan SMP yang tidak naik kelas pada tahun ajaran 2016/2017 tersebut sungguh mencengangkan.

Hal ini dibenarkan oleh Kasi Kurikulum Dinas PDK Kabupaten Batanghari, Wasto, saat dikonfirmasi oleh awak media.

" Iya, benar pada tahun ajaran 2016/2017 terdapat 917 siswa-siswi tingkat SD dan SMP yang tidak naik kelas. Jika secara keselurhan jumlah siswa yang tidak naik kelas, hanya satu persen dari 37.000 jumlah siswa-siswi SD dan SMP di Kabupaten Batanghari," sebut Kasi Kurikulum Dinas PDK Batanghari, Wasto.

Lebih lanjut dikatakannya, dari masing masing tingkatan siswa yang tidak naik kelas lebih menonjol terjadi pada tingkat SD dengan jumlah siswa tidak naik kelas mencapai 865 orang, dan untuk tingkat SMP tercatat 52 siswa dengan total keseluruhan mencapai 917 siswa.

" Memang jumlah tertinggi berada di siswa SD yang mencapai ratusan, dengan beberapa faktor yang menjadi penyebabnya," ujarnya

Dijelaskananya, bahwa para siswa yang tinggal kelas ini tidak murni mereka yang merupakan anak bermasalah dengan nilai dan kelakuan siswa. Akan tetapi pengaruh utama hal tersebut terjadi oleh sebab kebanyakan siswa yang masuk sekolah pada saat kelas satu berada diusia dibawah umur dari yang telah ditetapkan sehingga jika dipaksakan naik kelas data siswa tersebut tidak bisa dilaporkan.

" Jadi pada dasarnya anak kelas satu SD yang belum cukup umur pada saat masuk sekolah, untuk dinaikan tidak bisa karena tidak bisa dilaporkan ke data Dapodik," ungkapnya. (rza)


Berita Terkait



add images