JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO - Memasuki Februari 2018, ratusan pegawai honor kontrak bagian kebersihan dan Taman di Dinas Lingkungan Hidup (LH) belum menerima gaji. Ratusan tenaga honorer yang hanya terima gaji Rp1 juta per bulan ini mengeluh karena tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup.
Kepala Dinas LH, Eko Putra, SH saat dikonfirmasi awak media membenarkan soal ratusan honorer kebersihan dan taman yang belum terima gaji. Menurut Eko, kendalanya dikarenakan, tahun 2018 ini semua honorer kebersihan dan taman dialihkan penanganan tugasnya ke Dinas LH, tapi soal anggaran gaji untuk honorer tersebut masih berada di Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Tebo.
"Kalau honor kebersihan yang sejak dulu ada di LH, semua sudah terima gaji, yang belum terima gaji hanya 130 honorer yang baru pindah dari dinas Perumahan dan Pemukiman," tegas Eko Putra ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/2).
Eko Putra menambahkan, persoalan ratusan honor yang belum terima gaji itu ada di Dinas Perkim Tebo. "Tanya saja langsung ke Dinas Perkim," pungkas Eko.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Tebo, Erwanto yang dihubungi via telpon, membenarkan soal ratusan honor yg belum terima gaji. Erwanto menyebutkan, saat ini penganggaran gaji ratusan honorer tersebut masih digarap.
"Benar, ada ratusan honorer kebersihan dan taman yang belum terima gaji, saat ini anggarannya masih digarap," ungkap Erwanto yang mengaku baru menjabat sebagai Kadis Perkim. (bjg)
