JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO - Dari 17 kecamatan di kabupaten Bungo, kecamatan Pelepat adalah yang tertinggi jumlah angka kemiskinan. Dimana angka masyarakatnya yang kurang mampu sebanyak 1.222 Kepala Keluarga (KK).
Hal ini dilihat dari data yang digunakan Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kabupaten Bungo dalam pembagian Bantuan Sosial (Bansos) Beras Sejahtera (Rastra) 2018.
Bansos Rastra 2018 itu diserahkan kepada warga yang kurang mampu atau Keluaraga Penerima Manfaat (KPM) di kabupaten Bungo sebanyak 10.175 Kepala Keluarga (KK). Setiap bulannya per KK diberikan 10 kg beras gratis.
Jumlah data KPM tersebut, Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengambilnya dari data terpadu program penanganan pakir miskin yang merupakan hasil pemutahiran basis data terpadu 2015 lalu.
Adapun jumlah KPM yang menerima Bansos Rastra 2018 di 17 kecamatan yakni, kecamatan Muara Bungo 298 KK, Bathin II Babeko 242 KK, Rantau Pandan 548 KK, Bathin III ulu 737 KK, Pelepat ilir 968 KK, Limbur lubuk Mengkuang 473 KK, Tanah tumbuh 379 KK.
Kemudian Bathin II pelayang 341 KK, Tanah Sepenggal 962 KK, Tanah Sepenggal Lintas 1.059 KK, Jujuhan sebanyak 554 KK, Jujuhan ilir 368 KK, Bathin III 620 KK, Bungo Dani 390 KK, Rimbo Tengah 297 KK dan Muko-Muko Bathin VII sebanyak 717 KK.
Sedangkan angka kemiskinan yang paling sedikit di kabupaten Bungo adalah di kecamatan Bathin II Bebeko dengan jumlah KPM sebanyak 242 KK.
Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bungo, Suryawani mengatakan, untuk pengelolaan bantuan Rastra tahun ini ada perubahan, yang dulunya dikelola oleh bagian Administrasi Perekonomian Setda Bungo, kini beralih ke dinas yang ia pimpin.
"Bansos Rastra tahun ini disalurkan sebanyak 101,75 ton yang disalurkan kepada warga miskin atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 10.175 Kepala Keluarga (KK) di 17 kecamatan," ungkap Suryawani. (ptm)
