iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO - Tuntutan siswa SMAN 16 Kabupaten Tebo yang menginginkan Kepala Sekolahnya Dharma Laksana dicopot dari jabatannya, akhirnya pun dikabulkan oleh Dinas Pendidikan Propinsi Jambi.

Keputusan Dinas Pendidikan Provinsi jambi untuk mencop Jabatan Kepala Sekolah SMAN 16 Tebo ini ditetapkan setelah tim dari provinsi turun ke sekolah tersebut atas perintah Gubernur Jambi Zumi Zola. Sebagai pengganti sementara atau Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah, ditunjuk salah satu Guru yang mengajar di SMA tersebut yakni Powermen yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah.

"Ya saya ditunjuk oleh Dinas Provinsi Jambi sebagai Pelaksana tugas Kepala Sekolah SMAN 16 Kabupaten Tebo, karena Kepala Sekolah Pak Dharma Laksana kemarin dihadapan tim dari Dinas yang turun, sudah mengundurkan diri dari Jabatan Kepala Sekolah secara tertulis," ujar Powermen, Kamis (18/1).

Saat ini lanjutnya, siswa SMAN 16 Kabupaten Tebo sudah kembali belajar aktif seperti biasanya setelah kemarin selama dua hari tidak masuk sekolah.

"Saat ini proses belajar mangajar kembali seperti biasa," kata Powerman.

Seperti diberitakan sebelumnya, baru beberapa bulan yang lalu, para Guru SMAN 16 Kabupaten Tebo pernah melakukan aksi mogok mengajar. Kini giliran para siswanya, siswa SMAN 16 Kabupaten Tebo kurang lebih berjumlah 95 orang pada Selasa pagi (16/1) menggelar aksi Mogok belajar.

Aksi tersebut buntut dari kekecewaan para siswa terhadap Kepala Sekolah yang dijabat oleh Dharma Laksana. Dharma Laksana dituding tidak transparan terhadap pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan sumbangan siswa. (bjg)


Berita Terkait



add images