iklan Dua nelayan asal Jambi Joko Pitono (34) dan Yusuf (28). Foto : Ist
Dua nelayan asal Jambi Joko Pitono (34) dan Yusuf (28). Foto : Ist

JAMBUPDATE.CO, JAMBI - Dua nelayan asal Jambi Joko Pitono (34) dan Yusuf (28) dua nelayan warga Dusun, Sungai Beruwo, Provinsi Jambi ditemukan terombang-ambing di perairan Desa Rambat, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat (Babar) Senin (15/1).

Yusuf menceritakan, dia dan tiga rekannya bertolak dari perairan Nipah Panjang II, provinsi Jambi, Sabtu (13/1). Ditengah perjalanan, kapal motor mereka diterpa gelombang kurang lebih seringgi lima hingga enam meter yang  membuat perahu keempatnya terbalik.

"Satu ABK yang bernama pak Ahmad  masih hilang," ujar Yusuf di kantor Dinas Sosial Babar.

Masih dikatakan Yusuf dirinya dan Joko, terombang ambing selama tiga hari tiga malam, setelah sebelumnya ditemukan warga di Desa Rambat, Kecamatan Simpang Teritip. Selama terombang Ambing, dirinya dan Joko hanya bertahan diatas fiber tempat menyimpan ikan. 

Selama terombang ambing hanya memakan serbuk adem sari dan segar sari saset yang berada di dalam fiber. "Selama itu kami tidak makan nasi, kami hanya makan dan adem sari dan segar sari saset itu,"ceritanya.

Kapal Motor yang ditumpangi Joko dan Yusuf terbalik usai diterpa gelombang besar saat berlayar di perairan Nipah Panjang II, provinsi Jambi, Sabtu (13/1). Tak adanya asupan makanan serta kondisi tubuh ya terus terendam air membuat kondisi tubuh Yusuf kian melemah. 

Bahkan, Yusuf mengaku sempat pingsan dan tak sadar saat sudah berada di tepi pantai Rambat, Kecamatan Simpang teritip, Senin (15/1).

"Tadinya saya tidak sadar sampai sini, pingsan waktu itu. Kemarin Saya sudah minta Joko kalau hari ini kita tak kunjung nepi, sudah tinggalkan saya selamatin diri kamu sendiri,"urainya. (his)


Sumber: www.babelpos.co

Berita Terkait



add images