JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Lima hari terakhir cuaca di Provinsi Jambi lebih sejuk dari hari biasanya. Pada siang hari, suhu udara mencapai 27 derajat celcius, bahkan suhu udara sempat turun menjadi 22 derajat celsius.
Kecepatan angin juga lebih kencang dari hari biasa. Angin yang dirasakan warga lebih dingin dari biasanya. Fenomena ini terus terjadi dan saat ini menjadi pembicaraan warga.
Pantauan Badan Meteologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi, memang ada perbedaan cuaca pada lima hari terakhir. Hal ini disebabkan beberapa factor.
Octa Irawan, Prakirawan BMKG Jambi mengatakan, Provinsi Jambi masih berada dalam musim penghujan hingga April mendatang. Lima hari terakhir cuaca di Jambi dipengaruhi dua factor, yakni Selat Pulau Jawa terjadi siklon tropis (tropical cyclon) sehingga menyebabkan angin di wilayah Jambi cukup kencang. Lima hari terakhir kecepatan angin di Provinsi Jambi rata-rata 20 kilometer per jam.
Pernah tercatat kecepatan angin 56 kilometer per jam. Kejadian itu pada kamis (11/1) malam pukul 23.00 WIB lalu, katanya.
Selain itu, sebelah barat laut Kalimantan terdapat sirkulasi angin tertutup, dampaknya terbentuk awan konpektif yang menyebabkan kondisi cuaca di perairan Timur Jambi menjadi cukup siginifikan (hujan lebat). Imbasnya sinar matahari tertutup oleh awan tinggi.
Sinar matahari tidak masuk dengan sempurna, sehingga terjadi penurunan suhu. Sempat menjadi 22 derajat celcius, imbuhnya.
Kondisi ini terjadi diseluruh wilayah dalam Provinsi Jambi. Hal ini umumnya terjadi 3-4 hari. Diperkirakan 1 hari ke depan sudah kembali normal.
Angin kencang yang terjadi berbeda dengan angin puting beliung. Kata Octa, angin ini menyapu sama rata seluruh wilayah. Puting beliung hanya terjadi diwilayah yang lebih sempit. Kalau kondisi sekarang anginnya sama rata, ujarnya.
Normalnya suhu di Jambi sebut Octa yakni 31 hingga 33 derajat celcius. Diperkirakan satu hari ke depan akan kembali normal, sebutnya.
Untuk perairan Pantai Timur, sebut Octa lagi, bergejolak, kondisi angun cukup kencang. Tinggi gelombang laut bahkan pernah mencapai 2 meter. Padahal normalnya 0,5-1 meter.
Kita berikan himbauan kepada nelayan untuk mewaspadai gelombang tinggi, pungkasnya. (hfz)
Kecepatan angin juga lebih kencang dari hari biasa. Angin yang dirasakan warga lebih dingin dari biasanya. Fenomena ini terus terjadi dan saat ini menjadi pembicaraan warga.
Pantauan Badan Meteologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi, memang ada perbedaan cuaca pada lima hari terakhir. Hal ini disebabkan beberapa factor.
Octa Irawan, Prakirawan BMKG Jambi mengatakan, Provinsi Jambi masih berada dalam musim penghujan hingga April mendatang. Lima hari terakhir cuaca di Jambi dipengaruhi dua factor, yakni Selat Pulau Jawa terjadi siklon tropis (tropical cyclon) sehingga menyebabkan angin di wilayah Jambi cukup kencang. Lima hari terakhir kecepatan angin di Provinsi Jambi rata-rata 20 kilometer per jam.
Pernah tercatat kecepatan angin 56 kilometer per jam. Kejadian itu pada kamis (11/1) malam pukul 23.00 WIB lalu, katanya.
Selain itu, sebelah barat laut Kalimantan terdapat sirkulasi angin tertutup, dampaknya terbentuk awan konpektif yang menyebabkan kondisi cuaca di perairan Timur Jambi menjadi cukup siginifikan (hujan lebat). Imbasnya sinar matahari tertutup oleh awan tinggi.
Sinar matahari tidak masuk dengan sempurna, sehingga terjadi penurunan suhu. Sempat menjadi 22 derajat celcius, imbuhnya.
Kondisi ini terjadi diseluruh wilayah dalam Provinsi Jambi. Hal ini umumnya terjadi 3-4 hari. Diperkirakan 1 hari ke depan sudah kembali normal.
Angin kencang yang terjadi berbeda dengan angin puting beliung. Kata Octa, angin ini menyapu sama rata seluruh wilayah. Puting beliung hanya terjadi diwilayah yang lebih sempit. Kalau kondisi sekarang anginnya sama rata, ujarnya.
Normalnya suhu di Jambi sebut Octa yakni 31 hingga 33 derajat celcius. Diperkirakan satu hari ke depan akan kembali normal, sebutnya.
Untuk perairan Pantai Timur, sebut Octa lagi, bergejolak, kondisi angun cukup kencang. Tinggi gelombang laut bahkan pernah mencapai 2 meter. Padahal normalnya 0,5-1 meter.
Kita berikan himbauan kepada nelayan untuk mewaspadai gelombang tinggi, pungkasnya. (hfz)
