iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI - Pada tahun 2008 lalu Kabupaten Batanghari telah dinyatakan sebagai daerah endemis Filariasis. Pada tahun 2017 lalu kembali dilakukan survei pengukuran penularan.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Elfie Yennie melalui Kabid P2PL Nurjali, mengatakan, di Kabupaten Batanghari tercatat 63 kasus filariasis ditemukan sepanjang tahun 2017.

" Hingga desember tahun lalu, sebanyak 63 kasus filarisasi di kabupaten Batanghari," katanya.

Filariasis merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Filariasis disebabkan oleh cacing wuchereria bancrofti, brugia malayi dan brugia timori yang ditularkan oleh nyamuk.Penyebabnya meninggalkan cacat permanen.

Dari delapan kecamatan sekabupaten Batanghari, seratus persen penderita filariasis merupakan warga kecamatan Pemayung. (rza)

 


Berita Terkait



add images