JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI - Kadis Dukcapil Kabupaten Batanghari, Ade Febriandi, memastikan bahwa perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kabupaten Batanghari sampai saat ini tidak menjadi masalah. "Selain di dinas, saat ini di Kabupaten Batanghari sudah empat Kecamatan yang sudah memiliki mesin perekam dan pencetak e-KTP dan sudah siap beroperasi," ujar Ade Febriandi.
Dikatakannya, empat kecamatan yang sudah memiliki mesin cetak e-KTP tersebut adalah, Kecamatan Muara Tembesi, Mersam, Pemayung dan Bajubang. Dan kondisi mesin cetak yang dimiliki tersebut sudah bisa digunakan untuk melakukan pencetakan e-KTP oleh petugas setempat.
Ditambahkannya, hal ini cukup membantu petugas setempat dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan pada masyarakat di wilayah tersebut, sehingga masyarakat yang berada diwilayah tersebut tidak perlu lagi pergi ke Kabupaten untuk merekam dan mencetak e-KTP.
"Untuk Kecamatan lainnya memang belum memiliki mesin tersebut, namun untuk wilayah kita tidak masalah karena masyarakat bisa langsung datang ke Dinas untuk melakukan perekaman dan pencetakan e-KTP. Sehingga hal tersebut tidak menyulitkan masyarakat," ungkapnya.
Diharapkannya, kedepan seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Batanghari sudah bisa memiliki mesin cetak masing-masing. Sehingga pelayanan yang diberikan bisa semakin maksimal. "Untuk saat ini memang baru empat Kecamatan yang bisa cetak e-KTP, sementara untuk Kecamatan lainnya menyusul," pungkasnya.
Terpisah, Camat Pemayung Amin, saat dikonfirmasi via telepon mengatakan, masyarakat Kecamatan Pemayung sangat berterimakasih dengan adanya bantuan dari pemerintah tersebut. "Kami sangat bersyukur dan sangat berterimakasih kepada pemerintah, dengan adanya alat ini dapat memudahkan dan mengurangi biaya masyarakat dalam melakukan melakukan perekaman dan pencetakan e-KTP," sebutnya.
Amin mengatakan, bantuan mesin tersebut baru diterima Kecamatan Pemayung pada hari Kamis lalu, langsung dipasang dan diuji coba pada hari jumat. Namun ada sedikit kendala dalam pengoperasian mesin tersebut karena belum terbiasa saja. Pelatihan singkat pun sudah diberikan untuk operatornya. "Untuk pertama dan percobaan saat ini baru 50 lembar e-KTP yang sudah dicetak. Warga merasa sangat terbantu dan berterimakasih atas bantuan mesin tersebut," tandasnya. (rza)
