iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Provinsi Jambi saat ini terjadi kelangkaan beras kualitas medium. Kalaupun ada, harganya melambung menjadi lebih dari Rp 10 ribu per kilogramnya.

Ini diakui Ariansyah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi, Rabu (10/1).

Dia mengatakan, kelangkaan ini disebabkan karena produksi beras kualitas medium sudah sangat berkurang. Sehingga pasokan juga tak masuk ke pasaran.

Kita bersama tim Satgas Pangan sudah turun ke distributor-distributor, memang tidak ada beras kualitas medium. Adanya premium. Kalaupun ada, sangat sedikit dengan harga lebih dari Rp 10 ribu per kilogramnya, katanya.

Ariansyah mengatakan, produsen beras saat ini menaikkan kualitas beras yang akan dipasarkan. Dia menjelaskan, beras kualitas premium tidak lagi diproduksi, karena marginnya sangat berselisih jauh.

Petani adalah sentra produksi padi, kemudian padi digiling menjadi beras. Distributor-distributor membeli beras di penggilingan. Mereka kemudian mengolah beras tersebut sampai bersih, tidak patah-patah, kandungan air sesuai dengan standar kualitas beras premium. Mereka tak memproses beras sampai medium lagi, tandasnya. (nur)


Berita Terkait



add images