JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dianto, mengemukakan, operasi pasar (beras) dilaksanakan dalam rangka menjaga kestabilan harga beras di pasaran, serta untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat di Provinsi Jambi.
Hal tersebut dikemukakan Sekda saat melakukan Pelepasan Beras Bulog Dalam Rangka Operasi Pasar, bertempat di Gudang (Badan Urusan Logistik) Bulog Pasir Putih, Jambi, Selasa (9/1).
Kita tadi baru saja melakukan pelepasan beras Bulog dalam rangka operasi pasar, untuk menjaga kestabilan harga beras di pasaran. Beras yang kita lepas tadi berjumlah 60 ton, dengan harga Rp.9.450,- per kilogram, harga ini dibawah Harga Ecerean Tertinggi (HET) yang harganya Rp9.950,- per kilogram, jadi ada selisih 500 rupiah dari HET tadi, tutur Sekda.
Sekda menjelaskan, beras Bulog dilepas kepada 3 mitra distributor Bulog dengan kemasan karung 50 kilogram, yang nantinya pihak mitra distributor akan mengemas kembali (repacking) beras ini menjadi kemasan 20 kilogram sesuai dengan kebutuhan masyarakat di pasaran.
Operasi pasar ini dilakukan, karena berdasarkan hasil pantuan Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi di beberapa tempat, harga beras medium di pasaran ini sudah melebihi harga Rp.10.000,- per kilogram dan akhir-akhir ini sudah sedikit langka di pasaran," bebernya.
"Melalui operasi pasar ini diharapkan bisa membantu masyarakat Jambi dalam hal kebutuhan beras, terang Sekda. (wan)
