JAMBIUPDATE.CO,JAMBI- HUT Provinsi Jambi ke-61, hari ini Sabtu (6/1/18) diperingati. HUT ini mengangkat tema "Dengan HUT ke-61 Provinsi Jambi Kita Tingkatkan Pembangunan Ekonomi Kerakyatan yang Berkelanjutan, Menuju Jambi Tuntas 2021".
Dalam perjalanannya mewujudkan Jambi Tuntas 2021, berbagai program dilaksanakan melalui misi strategis yang telah direncanakan oleh Gubernur Jambi, Zumi Zola dan Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar.
Misi Pertama yakni meningkatakan tata kelola Pemerintahan yang baik.
"Dalam perwujudanya, Pemprov telah banyak melakukan pembaruan khususnya dalam peningkatan kelembagaan dan sumberdaya aparatur," katanya.
Misi kedua meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang sehat, terdidik, berbudaya, agamis dan berkesetaraan gender.
"Disini, Pemprov melakukan upaya di berbgai bidang pada bidang pendidikan telah dilakukan berbagai upaya, wajib belajar 9 tahun di perpanjang menjadi 12 tahun, serta mengurangi jumlah Angka Putus Sekolah," imbuh Zola.
Misi ke tiga yakni menjaga situasi daerah yang kondusif, toleransi antar umat beragama dan kesadaran hukum masyarakat.
Misi ke empat meningkatkan daya saing daerah melalui optimalisasi pembangunan ekonomi kerakyatan yang didukung oleh penerapan IPTEKIN berwawasan lingkungan.
Untuk Misi ke lima yaitu meningkatkan aksesibilitas dan kualitas infrastruktur umum, pengelolaan energi dan sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Sementara itu misi terkahir yaitu ke enam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat
Untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terhadap gizi, pelayanan kesehatan, pendidikan serta infrastruktur dasar.
"Untuk itu melalui Misi ke-6 dari Jambi TUNTAS, dan sejalan dengan Nawacita agenda ke-3, yaitu, "Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan," papar Zola.
Selain itu Pemprov juga sudah menyiapkan program unggulan untuk menuntaskan desa tertinggal di Provinsi Jambi sebanyak 191 desa sampai tahun 2021, melalui bantuan keuangan untuk membangun infrastruktur ekonomi desa, meningkatkan kapasitas aparatur desa," ungkapnya. (Nur)
