iklan Pasar Induk Pal 10.
Pasar Induk Pal 10.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pemerintah Kota Jambi telah menyiapkan anggaran sebesar Rp550 juta untuk menambah infrastruktur di pasar induk Pal 10. Rencananya pembangunan beberapa infrastruktur akan mulai dilakukan tahun 2018.

"Kita sudah siapkan anggarannya Rp550 juta dari dana alokasi khusus," kata Sekretaris Daerah Kota Jambi, Budidaya.

Dikatakan Budidaya, yang terpenting saat ini adalah pedagang sudah mau pindah ke Pasar Induk Pal 10. Sebab jika tidak segera pindah maka dikhawatirkan nantinya para agen dan sub agen ini tidak terakomodir lagi.

"Karena Pasar Angso Duo yang lama kan mau dibongkar, mau dibuat ruang terbuka hijau (RTH)," katanya.

Budidaya mengatakan, setelah para agen dan sub agen pindah, nantinya pemerintah akan menata agar para pedagang dan pembeli merasa nyaman.

"Fasilitas yang akan kita tambah seperti penerangan jalan, kamar mandi dan juga akses jalan supaya pembeli dan pedagang merasa nyaman," ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi, Komari. Pihaknya optimis aktivitas pasar induk akan normal seperti yang ada di Angso Duo dahulu. Bahkan nantinya bukan hanya pedagang sayur dan ikan saja yang menempati kios namun juga akan ada pedagang grosir buah-buahan, bawang dan lainnya. "Kiosnya masih ada. Kita optimis ini akan terus ramai," katanya.

Dikatakan Komari, setiap harinya pedagang grosir yang berjualan di Pasar Induk ada 10 selalu bertambah. Nantinya pemerintah akan mengatur arus kendaraan yang masuk ke pasar induk Pal 10. Sehingga semua akses jalur ekonomi di sana dapat dinikmati oleh masyarakat.

"Nanti akan kita atur semuanya sehingga nanti tukang gerobak juga bisa masuk ke sini," katanya.

Sementara itu bagi para pedagang grosir yang belum pindah ke Pasar Induk Pal 10, pihaknya terus melakukan mediasi supaya nantinya ketika pasar Angso Duo ditutup para pedagang tetap bisa berjualan. (hfz)

 

 

 


Berita Terkait



add images