iklan Terlihat sejumlah mahasiswa saat duduk di kantor Bupati.
Terlihat sejumlah mahasiswa saat duduk di kantor Bupati.

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Puluhan mahasiwa yang mengatasnamakan dari Ikatan Mahasiswa Kerinci (IMK), duduki kantor Bupati Kerinci, pada Kamis (4/1). Pantauan dilapangan, aksi unjuk rasa berlangsung sejak pukul 10.00 Wib hingga siang.

Mahasiswa awalnya, berada di pintu pagar masuk kantor bupati Kerinci. Terus berusaha masuk untuk bertemu pejabat dilingkup Pemerintahan Setda Bupati Kerinci. Namun mendapat pengawalan, dari aparat keamanan dari personil Sat Pol PP Kerinci dan jajaram Polsek Sungai Penuh di bekengi Polres Kerinci.

Bahkan IMK sempat melakukan aksi bakar ban dan melempar celana dalam, serta melempar bra kehalaman kantor bupati sebagai bentuk protes mereka. Seorang orator demo tersebut menyampaikan tuntutan, pertama mendesak Bupati Kerinci mencopot sekda kerinci Afrizal dari jabatannya.

Selain itu, memberi sanksi tegas bagi Aparatut Sipil Negara (ASN) yang lain agar tidak terlibat politik praktis. "Kami minta bupati Kerinci segera mencopot Sekda Kerinci, dan memberikan sanksi tegas ke ASN yang terlibat politik praktis maupun mendukung salah satu bakal calon Bupati kerinci. Sebagai ASN menyukai status calon saja di media sosial tidak boleh, apalagi menyampaikan orasi arah dukungan," kata seoang dari mahasiswa.

"Ini sudah ada bukti foto dan video di semurup, kita minta ini ditindak lanjuti," tambahnya.

Setelah beberapa jam menyampaikan aksinya, sempat terjadi keributan antara mahasiswa dengan aparat, karena tetap mendesak masuk kantor bupati Kerinci. Hingga akhirnya, bisa ditenangkan oleh kepolisian.

Kemudian mahasiswa dipersilakan masuk, dikarenakam Bupati Adirozal sedang berada diluar maka mahasiswa dalam giat tersebut Mahasiswa diterima oleh Staf ahli Bupati Kerinci bidang hukum dan politik, Muslihudin dan Wal Amri di Kantor bupati Kerinci. (adi)

 


Berita Terkait



add images