JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Kepala SMKN 3 Kota Jambi, Ruslan mengakui, ada sekitar 25 tenaga TU dan guru di SMKN 3 Kota Jambi yang belum digaji selama tahun 2017. Hal tersebut karena data tenaga honorer yang belum menerima gaji tidak masuk dalam database di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Guru ada 10, TU ada 15 an, akunya.
Permasalahannya, sebut Ruslan, mereka tidak terdata di Pemerintah Provinsi. Saat kewengan masih di Pemerintah Kota mereka masih terdata, setelah ada perpindahan kewenangan, mereka tidak masuk data di Provinsi. Data mereka tidak masuk, sehingga belum mendapat gaji hingga saat ini. Alasannya, anggaran Pemda kurang untuk guru honorer, ujarnya.
BACA JUGA: Miris, Guru dan Pegawai TU SMKN 3 Kota Jambi Sudah Setahun Tak Digaji
Lebih lanjut Ruslan menyebutkan, untuk sementara pihak sekolah telah memberikan solusi dengan memberikan pinjaman uang sekitar Rp 6 juta per orang untuk guru dan TU honorer SMKN 3 Kota Jambi. Sebagai pimpinan, Saya memutuskan untuk memberikan pinjaman. Jika nanti gaji mereka tidak keluar, pinjaman tersebut tidak perlu dikembalikan, katanya.
BACA JUGA: DPRD Provinsi Jambi Minta Diknas Selesaikan Keluhan Guru dan Pegawai TU SMKN 3 Kota Jambi
Ditambahkan Ruslan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu informasi Pemerintah Provinsi Jambi. Menurutnya tidak hanya di SMKN 3 Kota Jambi saja yang tenaga honornya belum menerima gaji selama 1 tahun, namun juga di sekolah lain. Ini permasalahan bukan hanya di sekolah kita, tapi juga di sekolah lain. Alasannya karena memang Pemda kurang anggaran untuk membayar gaji honorer, pungkasnya. (hfz)
