iklan Tempat pembungan sampah.
Tempat pembungan sampah.

JAMBIUPDTAE.CO, DANAUSIPIN - Permasalahan sampah di Kelurahan Solok Sipin masih saja menjadi masalah. Meski Pemerintah Kota Jambi sudah menyediakan TPS dan gerobak sampah, tetap saja warga masih banyak yang membuang sampah sembarangan.

Terutama di aliran sungai yang kemudian menyebabkan banjir. Hal ini dibenarkan Zulkarnaen, Lurah Solok Sipin bahwa sampah yang menumpuk di dasar sungai menyebabkan terjadinya pendangkalan sungai.

Hal ini pun berdampak bagi warga, khususnya saat hujan tiba, air bisa meluap hingga ke rumah warga. Ada beberapa RT yang rawan banjir, semua itu tidak terlepas dari sampah, ungkap Zulkarnaen.

Disebutkannya, wilayah rawan banjir itu yakni RT 8, RT 7, RT 4, RT 5, RT 30, RT 29, RT 27, dan RT 16. Dikatakannya, banjir terjadi apabila hujan deras melanda Kota Jambi. Terutama saat hujan dengan intensitas waktu cukup lama.

Sejak dibangunnya turap, serta program Babinsa rutin melaksanakan gotong royong, semuanya sudah mulai berkurang, lanjutnya.

Diakuinya, kesadaran masyarakat untuk tertib membuang sampah masih minim. Masih cukup banyak warga yang membuang sampah ke drainase.

Padahal, pihaknya juga menyiapkan tempat pembuangan sampah di lima titik. Dimana TPS difungsikan untuk menjangkau seluruh warga di 31 RT di Kelurahan Solok Sipin.

Selain itu, penambahan gerobak sampah pun terus dilakukan Pemerintah Kota Jambi. Bahkan padatahun 2017 ini direncanakan Kelurahan Solok Sipin memperoleh 4 gerobak sampah.

Sebelumnya sudah ada 9 gerobak, ditambah pula yang tahun ini 4 gerobak sampah, sebutnya. (azz)


Berita Terkait



add images