JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Realitas menunjukkan adanya tren sejumlah BUMN yang tengah defisit. Bahkan beberapa diantaranya dialami BUMN yang memiliki nama besar di tanah air.
Menanggapi phenomena ini, Dipo Ilham Djalil mengtakan sejumlah kerugian BUMN tak boleh dibiarkan. Apalagi BUMN yang gemar mendapat suntikan dana dan tak kunjung pulih dari sakitnya.
Bila dibiarkan, maka akan menadi simplikasi social turunan, seperti efisiensi via PHK maupun sejenisnya, ujarnya.
Wasekjen DPP PAN ini menyebutkan, masalah ini tidak cukup sampai disitu saja. Bahkan semua itu rentan menular ke BUMN lainnya yang juga mendapatkan dampak. Ancaman tak mendapat deviden dan pajak optimal, katanya.
Untuk itu, kata Dipo, sebaiknya BUMN melakukan evaluasi manajerial maupun lini bisnisnya. Sehingga BUMN tak hanya sekedar bisa pulih dari sakitnya. Harapan kita tidak hanya pulih, tetapi bisa tumbuh sehat dan bisa mengkapitalisasi pasar dengan baik, sebutnya.
Begitu juga dengan sentimen internal mauun eksternal juga patut diantisipasi. Semisal dengan metode Hedging, lantaran harga raw materials atau sejumlah komoditas kini sedang turun.
Makanya ini penting menjadi perhatian pihak terkait. Kita tidak ingin pemerintah acuh dengan persoalan ini, pungkasnya. (aiz)