iklan Warga Kota Jambi saat ngantri untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg yang akhir-akhir ini mengalami kelangkaan.
Warga Kota Jambi saat ngantri untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg yang akhir-akhir ini mengalami kelangkaan.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBISELATAN- Akibat gas Elpiji 3 kg yang semakin langka membuat Pemerintah Kota Jambi memantau peredarannya. Salah satunya yang dilakukan Kelurahan Tambak Sari Kecamatan Jambi Selatan yang saat ini gencar melakukan pemantauan peredaran gas elpiji.

Upaya ini bertujuan agar gas elpiji bisa tepat sasaran dan tidak beredar pada kalangan usaha. Khusus untuk pengusaha kecil dibatasi maksimal tiga tabung dengan jangka waktu hingga 4 hari.  Untuk warga, sekitar 1 tabung per minggu, ungkapnya.

 Dikatakannya, warga harus diprioritaskan oleh pangkalan. Satu pangkalan melayani minimal 10 RT. Untuk mencegah datangnya warga lain yang membeli gas elpiji di lingkungan Tambak Sari, warga diminta membawa fotocopy KTP.

 Hanya untuk pengecekkan, karena kita prioritaskan untuk warga Tambak Sari, lanjutnya.

 Warga Tambak Sari juga tengah menunggu realisasi city gas. Saat ini sudah dilakukan pemasangan pipa dan meteran. Warga dari 13 RT yang mendapatkan sambungan city gas sangat berharap city gas bisa segera direalisasikan, terlebih lagi saat ini gas begitu sulit di dapat.

 Kita juga berharap agar semua RT dapat sambungan city gas ini, tandasnya. (azz)


Berita Terkait



add images