iklan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH).
Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH).

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Hadir dalam acara diskusi membangun pendidikan bangsa dirangkaian peringatan hari guru kemarin (27/11), Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) memberi pernyataan yang cukup mengelitik bagi pengamat pendidikan yang hadir di Aula Hotel Borobudur Jakarta.

Hal ini terjadi ketika SAH mengatakan pemerintah harus berani menetapkan target jangka panjang terkait strata pendidikan guru.

"Saat ini masih banyak guru kita yang pendidikannya di bawah S1 atau D4, sedangkan negara tetangga seperti Malaysia rata - rata gurunya sudah mencapai S2, bahkan negara seperti Finlandia standar untuk mengajar harus S3. "

Sehingga untuk mengejar ketertinggalan, Indonesia dalam hal ini pemerintah harus berani menetapkan target dalam satu dasa warsa atau sepuluh tahun 80 persen guru di tanah air sudah mengenyam pendidikan S2."

Dengan jenjang pendidikan yang lebih baik, SAH yakin akan ada peningkatan kualitas pengetahuan anak bangsa di tiap sekolah.

Keyakinan ini menurutnya merupakan hasil study empiris dari negara - negara maju, dimana hasil study ini secara sangat signifikan mengatakan kualifikasi pendidikan guru dalam hal ini jenjang pendidikan mempengaruhi keberhasilan proses transfer ilmu pengetahuan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Selanjutnya SAH menambahkan, selama ini kita bicara percepatan mutu hanya melaui aspek sarana prasarana dan kurikulum, sedangkan dimensi pengajarnya tidak pernah dilakukan perubahan.

"Peningkatan kualitas itu titik terbesarnya pada kualitas gurunya, semangkin baik tingkat pendidikan tenaga pengajar, ditambah kurikulum yang tepat akan memacu kualitas pendidikan Indonesia, dibanding kita bicara sarana prasarana tapi mengabaikan kualitas gurunya."

Jika guru sudah berkualitas, semua instrumen pendidikan bisa disinergi satu sama lain oleh guru, jadi program guru nasional S2 harus segera kita lakukan, tandasnya.(*/wan)


Berita Terkait



add images