JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Tahapan penyaluran Beasiswa Prestasi Provinsi Jambi memasuki tahapan uji Petik. Uji petik ini dilakukan oleh tim beasiswa untuk memastikan hasil seleksi faktual yang telah dilakukan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Agus Herianto mengatakan, tahapan ini perlu dilakukan untuk memastikan berkas yang dikirimkan oleh pelamar benar-benar dikeluarkan kampusnya.
Tim akan mendatangi kampus dengan membawa sampel yang telah ditetapkan, katanya.
Lanjut Agus , dari hasil seleksi factual, nama-nama penerima beasiswa sudah diketahui, tapi, belum diumumkan karena masih ada satu tahapan lagi, yakni, uji petik.
Kita ingin pastikan bahwa itu memang benar berkas milik Dia (pelamar) dan dikeluarkan oleh kampus. Ini untuk menghindari salah salur, ungkapnya.
Sebelumnya, Dia menerima laporan adanya protes pelamar beasiswa. Protes itu dilakukan karena mahaiswa merasa IPK nya mencukupi dan layak menerima beasiswa.
Namun, setelah diberi penjelasan, bahwa pengajuan lamaran beasiswa ini menggunkaan sitem aplikasi. Dan secara otomatis akan tergeser apabila ada yang memiliki nilai lebih tinggi.
Standar kita IPK nya 3,25. Tapi, pelamar pada seleksi faktual IPK Nya paling rendah 3,78 , ungkapnya.
Dijelaskanya, tahapan beasiswa ini sesuai dengan perhitungan Dinas Pendidikan. Pada minggu ketiga November ini, tahapan seleksi hampir selesai dan nantinya awal Desember dapat disalurkan.
Kemudian, terkait sisa Kouta pada jenjang dokter spesialis, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menunggu arahan dari Gubernur Jambi. Jika diperbolekan dan tidak melanggar aturan, sisa 11 kota akan diarahkan untuk jenjang s1, s2 dan s3. Hanya ada 16 orang yang lolos, pungkasnya. (nur)
