JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Partai politik (Parpol) masih gamang menentukan dukungan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kerinci dan Merangin. Ini berbeda dengan di Kota Jambi yang sebagian besar sudah mengeluarkan rekomendasi tertulis dan menetapkan pasangan Fasha-Maulana.
Berdasarkan data yang dihimpun, di Kerinci baru NasDem dan Demokrat mengeluarkan dukungan secara tertulis maupun lisan. Dua partai ini menjagokan Monadi, putra mantan Bupati Kerinci H. Murasman.
Sedangkan di Merangin hanya Golkar, PKPI dan Demokrat yang sudah bersikap. Golkar sendiri mendukung Alharis dan PKPI, Demokrat menjagokan Fauzi Ansori, mantan Kepala Bappeda Provinsi Jambi.
Pengamat politik, Doni Yusra Pebrianto mengatakan dukungan Parpol untuk Kerinci dan Merangin masih sangat dinamis. Tarik ulur masih terjadi dan tidak jarang menimbulkan perbedaan pandangan antara pengurus Kabupaten dan Provinsi.
Patut diakui Pilkada Kerinci dan Merangin akan sengit. Kemungkinan tarik ulur masih terjadi hingga detik akhir penentuan dukungan, ujarnya.
Doni menyebutkan, kondisi politik di Kerinci dan Merangin memiliki persoalan yang hampir sama. Sebaran kekuatan kandidat yang menyebar dan berimbang membuat Parpol harus berhati-hati.
Dalam kondisi ini parpol biasanya melakukan survey terhadap semua bakal calon. Namun lagi-lagi itu tentu tidak cukup untuk wilayah politik yang dinamis, katanya.
Menurutnya, dari beberapa hasil survey, kandidat di Kerinci dan Merangin juga tidak jauh berbeda. Bahkan tidak jarang berbanding terbalik dengan hasil riil. Makanya bukan hal yang aneh jika parpol sedikit gamang, ucapnya.
Namun demikian, dirinya berharap lambannya dukungan Parpol karena kehati-hatian dan lobi-lobi politik. Namun dirinya menyayangkan jika lambannya dukungan dikarenakan adanya negosiasi harga dukugan.
Jangan ada nego harga dukungan, kita tidak ingin justru ini yang sedang terjadi. Perlu diingatkan tindakan itu dilarang oleh UU, ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD Gerindra, Syahbandar mengatakan dukungan partainya dalam proses pinalisasi. Saat ini DPP masih merampungkan dukungan sebelum mengambil keputusan.
Untuk Kerinci dan Merangin masih dalam proses. Nanti dimumkan langsung pak SAH, katanya.
Syahbandar membantah partainya gamang menentukan pilihan. Menurutnya, dukungan sudah mengerucut kebeberapa nama. Sudah mengerucut. Jadi bukan kita gamang dalam bersikap, sebutnya.
Pimpinan DPRD Provinsi Jambi ini menyebutkan, Gerindra tidak ingin salah pilih mengusung kandidat. Gerindra menginginkan kandidat yang memiliki konsep untuk membangun daerah.
Kita ingin mendukung yang terbaik. Insyaallah dukungan keluar dalam bulan ini, bebernya.
Ketua DPW PKS Jambi, Rudi Wijaya juga mengelak jika partainya galau menentukan dukungan, salah satunya di Merangin. Menurutnya, yang terjadi hanya perubahan konstelasi politik yang memaksa partainya harus berpikir cerdas. Tidak, mungkin karena hanya perubahan kondisi saja, katanya.
Meskipun begitu, pihaknya tidak lama lagi akan merampungkan dukungan. Kandidat yang terpilih akan diusulkan ke DPP untuk mendaptkan rekomendasi tertulis. Bentar lagi juga rampung, nanti kita usulkan ke DPP, ucapnya.
Sekretaris DPD Hanura, Budimansyah tidak menampik jika partainya ingin berhati-hati dalam sikap. Karena kondisi politik didua daerah ini cukup masih dinamis. Kita tidak ingin gegabah. Semua ada tahapan yang harus dilalui, sebutnya.
Hanura ingin memlihat peluang kader internal. Misalnya Subur Budiman di Kerinci dan Salam di Merangin. Kalau nanti memungkinkan kita dorong, kenapa tidak. Tapi kita juga ingin realistis, tegasnya.
Budimansyah menyerahkan sepenuhnya kepada DPP partai untuk memutuskan dukungan. DPD hanya memberikan pertimbang dari hasil penjaringan DPC dan survey. Kita tunggu saja, sekarang belum ada infomasi dari DPP kapan dukungan dikeluarkan, ucapnya.
Ketua DPD PDI Perjuangan, Edi Purwanto mengaku jika partainya masih merampungkan survey untuk Kerinci dan Merangin. Survey ini masih berjalan dan tidak lama lagi hasilnya bisa diketahui. Sekarang masih survey. Kita tunggu saja hasilnya, katanya.
Begitu juga dengan PAN yang masih menyelesaikan tahapan. Meskipun survey telah rampung, tapi hasilnya menunggu persentase dihadapan Ketua DPD PAN Jambi, Zumi Zola.
Survei kita sudah selesai, sekarang kita akan mempersentasikan dulu, setelah itu baru ada dukungan, kata Supriyono, Pelaksana Tugas harian Ketua DPD PAN.
Menurutnya, persentasi itu penting dilakukan karena ada simulasi untuk mengkaji peluang. Setelah itu baru diusulkan ke DPP untuk medapatkan SK dukungan. Kita kaji semua kemungkinan, termasuk kader. Nanti baru kita serahkan ke DPP hasilnya, pungkasnya. (aiz)
