JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Banjir dadakan terus menghantui sebagian masyarakat Kota Jambi ketika turun hujan. Pasalnya, sebagian pemukiman berada di dataran rendah yang kini tidak lagi memiliki daerah resapan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Ardi mengatakan, penyebab umum banjir adalah curah hujan yang tinggi. Namun, karena daya tampung aliran di wilayah kota untuk aliran air yang besar tidak memungkinkan, sehingga beberapa wilayah rendah atau dataran rendah menjadi banjir.
"Sebenarnya tiap tahun ada banjir. Akan tetapi yang terjadi beberapa waktu lalu itu diluar jadwal tahunan," katanya.
Ardi menambahkan, dilihat kondisi dari tata ruang yang ada, banyak wilayah resapan yang sudah jadi pemukiman dan pertokoan. Oleh karena itu, ia menyarankan sumur resapan segera dibangun.
"Pemkot sudah keluarkan aturan bagi para pengembang, khususnya perumahan. Dimana sebanyak 35 persen lahan perumahan dibebaskan untuk fasilitas umum dan RTH. Ini akan disosialisasi kembali," pungkasnya. (hfz)
