iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO - Kelakuan bintara Setum Polda Sulsel Aiptu Sumantri Ilham (51) benar-benar mencoreng wajah Polri. Seorang bintara senior, Aiptu Sumantri ditangkap, Rabu (1/2), di rumahnya. Dari tangan staf Setum Polda Sulsel itu, polisi menemukan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dalam jumlah besar.

Aiptu Sumantri diduga merupakan bandar dan pengedar sabu di wilayah Kabupaten Bantaeng. Dalam sindikat sabu itu, Aiptu Sumantri diduga bekerja bersama istrinya Muhlianty alias Nining alia Bunda binti H Upa Dg Kulle (34).

Bukannya menjauhkan istri dari tindak kejahatan, Aiptu Sumantri malah bekerja sama dalam sindikat narkoba jenis sabu di wilayah Selatan, Sulawesi Selatan.

Dilansir dari pojoksulsel.com (Jawa Pos Group), pasangan suami istri ini ditangkap dikediamannya di BTN Labandu Blok C No 8, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bisappu, Kabupaten Bantaeng, Sulsel.

Penggerebekan dan peangkapan dipimpin langsung Kapolres Bantaeng AKBP Adip Rojikan bersama anggota Polres Bantaeng dengan melibatkan kepala desa setempat dan Babinsa Kodim Bantaeng sebagai saksi.

Dalam penggerebekan itu, polisi tak hanya menangkap Aiptu Sumantri bersama Bunda, yang merupakan istrinya, tapi juga 4 orang lainnya. Mereka masing-masing yang ditangkap, yakni Armin bin Abdullah (37), warga Kampung Bisampole, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng; Anwar bin Rahim (34), alamat Kampung Bungung Bambang Sasayya, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bisappu.

Polisi juga menangkap Hasri bin H Ambo (32), warga Kampung Bungung Bambang Sasayya dan Hilman bin Nusu Dg Raga (72), warga Jalan Mangga, Kelurahan Tappanjeng, Kecamatan Bantaeng.

Adapun barang bukti yang diamankan, yaitu handphone 23 buah berbagai macam jenis, 3 sachet kecil kristal bening, 3 sachet sedang kristal bening dan 1 sachet besar kristal bening yang kesemuanya diduga sabu-sabu. Kemudian 2 linting tembakau, 2 buah timbangan digital.

Bahkan rekan sejawat Aiptu Sumantri juga menyita 3 pucuk air soft gun, 2 buah tombak, satu  double stick, 36 buah senjata tajam yang terdiri dari jenis badik, clurit dan parang serta 49 butir amunisi revolver.(pjk/sad/JPG)


Sumber: www.jawapos.com

Berita Terkait



add images