JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO - Kabupaten Bungo saat ini mulai memasuki musim penghujan, hujan hampir turun setiap harinya, dampaknya sangat dirasakan oleh pedagang di pasar Bunggur Muara Bungo, karena sepinya pembeli. Terlebih bagi para petani karet.
Selama tiga hari terakhir penjualan jauh lebih sepi dibanding hari biasanya. Akibatnya para pedagang mengalami kerugian yang cukup besar," ucap Epy Hendri pedagang DI Pasdar Bunggur Muaro Bungo,.
Sementara itu Masri salah satu petani karet juga mengeluhkan hal yang sama. Pasalnya, petani karet tidak bisa menyadap dikarenakan hujan yang turun berkepanjangan sepanjang hari. "Kadang baru saja selesai di sadap hari sudah hujan, getah karet jadi hanyut terbawa hujan. Beberapa hari terakhir kami tidak bisa menyadap karet dikarenakan musim penghujan pak ," ucap Masri warga Kecamatan Tanah Sepenggal.
Dikeluhkan Masri, musim hujan yang melanda wilayah Bungo disaat harga karet mulai membaik, dimana saat ini harga karet mencapat Rp 15 sampai Rp 17 ribu perkilogram. "Kalau musim hujan diwaktu harga karet Rp 6 sampai Rp 7 ribu dulu mungkin petani karet tidak terlalu mengeluh, sementara saat harga karet mulai membaik malah disambut musim hujan, jadinya petani karet banyak yang hanya diam dirumah ," tutupnya.(cr2)
