JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Pasca Demo para Petani yang Berladang di Batang Merangin beberapa waktu lalu. Anggota DPRD Kerinci, mendesak pihak Pemkab Kerinci untuk segera melakukan penyelesaian persoalan konflik lahan antara petani dengan Depati Muara Langkap di Batang Merangin.
Persoalan konflik lahan di Batang Merangin harus segera diselesaikan. Kalau tidak segera diselesaikan dikhawatirkan bisa konflik sosial berkepanjangan nantinya, tegas Ketua Komisi III DPRD Kerinci, Elyusnadi.
Jika lambat diselesaikan, akunya, dikhawatirkan berdampak terhadap Pemekeran Kerinci Hilir nantinya. "Tentu harus mengaja stabilitas keamanan, karena itu masuk penilaian dari Pemerintah Pusat," ingatnya.
Sebelumnya, para petani Kecamatan Air Hangat, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Depati VII, Hamparan Rawang, Kumun Debai, Pesisir Bukit, Tanah Kampung. mendatangi kantor DPRD Kerinci. Warga meminta agar persoalan ladang yang mereka garap selama puluhan tahun saat ini akan direbut orang Tamiai atau anak buah depati Muara Langkap
Mereka meminta agar Surat lembaga adat Depati Muaro Langkap, kemudian membatalkan surat pemberintahuan Lembaga Adat Depati Muara Langkap Tamiai 02 Januari 2017 yang yang isinya petani diberikan waktu 3 bulan untuk mengambil hasil pertanian mereka, karena putusan ini merugikan. (adi)
