JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Harga cabai di Kabupaten Sarolangun saat ini semakin pedas. Di pasar Atas Sarolangun, harga cabai rawit dan cabai merah mencapai Rp100 ribu per kilogramnya. Dan hal tersebut sangat dikeluhkan oleh para pedagang karna omset mereka menurun.
Nurpa (41), seorang pedagang di Pasar Atas mengatakan, dirinya terpaksa tidak menjual cabai rawit, karna harganya mahal.
Biasanya modal untuk dagang cabe Cuma 150.000 rupiah ,itu untuk modal cabe bae. tapi sekarang kalau mau jual cabe jugo, terpakso harus keluar modal untuk beli cabe bae sebesar Rp400.000, jadi modalnya besar nian, makanya sementara ini dak jualan cabe dulu,"katanya.
Disampaikannya, dengan kondisi harga cabai rawit yang begitu melonjak naik, tak hanya berhimbas bagi para pedagang, akan tetapi juga berpengaruh pada pembeli yang menggeluh dan menggurangi pembeliannya.
"Pembeli juga sekarang sedikit karna harganya mahal. Untungnya kecil, makanya jarang yang mau jual, takut dak laku nanti bisa busuk,"keluhnya. (hnd)
