iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIPDATE.CO, KUALATUNGKAL - Puluhan hektar tanaman Komoditi kopi leberica Tungkal Komposit yang menjadi produk andalan Bumi serengkuh Dayung Serentak Ketujuan nampaknya terancam mati. Pasalnya, akibat luapan sungai Pengabuhan, tanaman kopi mulai mengering dan mati.

Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat, Dedi Hadi, mengaku, hasil tinjauanya di kecamatan Betara jelas ditemukan banyak perkebunan kopi mulai menguning bahkan nyaris mati. Kondisi ini, menurutnya akibat luapan anak sungai pengabuhan.

"Berkat laporan warga sekitar dan para petani, kematian lebih diakibatkan luapan air dari sungai pengabuan, tegasnya.

Pihaknya juga akan segera mengusulkan ke pimpinan DPRD untuk membentuk pansus demi mencari tahu penyebab meluapnya air sungai ke kebun warga. Sebab diketahui, kejadian ini terjadi sejak akhir 2016.

"Kita akan cari tau lebih dalam, apakah akibat tanggul, apakah kondisi alam, atau ada kelalaian pihak tertentu. Kita akan bentuk Pansus untuk mencari tahu, sebutnya. (sun)


Berita Terkait



add images