iklan Murid SDN 210/X Bandar Jaya Kecamatan Rantau Rasau terpaksa belajar di rumas dinas, karena kekurangan kelas.
Murid SDN 210/X Bandar Jaya Kecamatan Rantau Rasau terpaksa belajar di rumas dinas, karena kekurangan kelas.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Potret buram dunia pendidikan di Provinsi Jambi kembali tersiar ke publik. Karena kekurangan ruang kelas, siswa kelas dua SDN 210/X Bandar Jaya, Kecamatan Rantau Rasau, Tanjab Timur terpaksa belajar di rumas dinas (Rumdis) guru.

Parahnya, rumdis guru itu juga tidak dalam kondisi bagus. Cukup memprihatinkan dan nyaris ambruk. Ini tentu menimbulkan kekhawatiran guru dan wali murid.

Menanggapi hal tersebut, Kadiknas Tanjab Timur, Feri Marjoni mengatakan, terkait adanya sekolah yang memprihatinkan, tahun ini sudah dianggarkan di APBD perubahan.

"Kalau memang ada, tahun ini kita masukan dalam Dana Alokasi Khusus (DAK), kalau tidak bisa kita anggaran di perubahan," ungkap Feri saat dikonfirmasi via ponselnya, Senin (23/1).

Hanya saja, melihat lagi dari skala prioritasnya sesuai dengan kafasitas jumlah siswa. "Kalau siswanya satu lokal sampai 30 orang akan kita bangun, tapi kalau hanya 10 orang akan kita sekat, karena melihat masih banyak sekolah yang lebih prioritas," tuturnya. (cr1)


Berita Terkait



add images