JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Memiliki situs yang ada nilai sejarah, sudah seharusnya dijaga keberadaannnya oleh Pemerintah daerah. Seperti keberadaan situs Orang Kayo Hitam yang terletak di Kecamatan Berbak seakan kurang perhatian.
Samsuddin warga setempat menuturkan, dermaga yang berlokasi disitus turun menjadi 180 sentimeter, yang disebabkan abrasi sungai.
"Turap yang ada kondisinya semakin memprihatinkan, tidak pernah diperbaiki sama sekali," kata Samsudin Senin (26/12).
Dikatakannya, kondisi ini pun dianggap sudah membahayakan lokasi situs makam. Jika tidak segera ditanggapi maka bukan tidak mungkin kondisi makam akan semakin turun, dari kondisi yang ada sebelumnya.
"Sekarang lihat saja, kondisi makam sudah turun. Terlebih wisawatan yang ingin ke lokasi, terkendala lahan parkir dilingkungan situs. Padahal banyak peziarah dimalam-malam tertentu yang ke lokasi," urainya.
Terpisah, Kepala Disbudparpora Tanjabtim, Heri Widodo melalui sfat Pariwisata Muhasim mengungkapkan, lokasi situs Orang Kayo Hitam merupakan aset Provinsi yang selama ini dinilainya tidak pernah ada penganggaran untuk pengelolaan situs.
"Lokasi situs memang butuh perhatian dari Dinas Pariwisata Provinsi Jambi. Karena lokasi sebagian besar merupakan aset Provinsi, dan sebagian merupakan aset Balai Pelestarian Cagar Budaya," pungkasnya.(yos)
