iklan Abdul Rahman
Abdul Rahman

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Tidak banyak warga Suku Anak Dalam (SAD) yang melanjutkan sekolah. Namun, berbeda dengan Abdul Rahman atau lebih dikenal dengan panggilan Man di kelompoknya. Man merupakan anak Orang Rimba yang mempunyai semangat tinggi dalam hal pendidikan.

Disaat teman-teman sebayanya lebih memilih meninggalkan bangku sekolah, berkat tekad yang kuat serta dorongan dari orangtua yang sangat kuat membuat dia bisa bertahan untuk tetap mengenyam pendidikan di bangku sekolah sampai dengan sekarang.

Memiliki seorang ayah yang merupakan salah satu ketua kelompok orang rimba yang bernama Nugraha, Man mempunyai cita-cita yang sangat tinggi, yaitu ingin menjadi Sarjana bidang Perkebunan. Tidak banyak memang anak orang rimba yang bisa melanjutkan pendidikan sampai jenjang yang cukup tinggi. Saat ini saja di kelompok Nugraha yang berada di daerah Air Panas, Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, hanya Man yang sanggup bertahan sekolah sampai Sekolah Menengah Kejuruan.

Dalam prosesnya ketika saat belajar di SMKN 8 Sarolangun, Man sering digoda oleh teman-temannya yang tidak sekolah agar meninggalkan sekolah. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi sang orangtua yang takut anaknya meninggalkan sekolah. Melihat hal itu maka tim Corporate Social Resposibility (CSR) Orang Rimba PT. Sari Aditya Loka 1 memberikan kesempatan kepada Man untuk dipindah sekolahkan di Yogyakarta. Hal tersebut disambut baik oleh Orangtua maupun Man itu sendiri. Namun, dalam proses kepindahannya tidaklah mudah, hal ini disebabkan Man seakan-akan takut meninggalkan kampong halamannya. Dengan melalui proses pendekatan yang cukup intensdan dan diberikan motivasi oleh keluarga maupun tim CSR PT. SAL 1 maka akhirnya Man bersedia pindah sekolah di Yogyakarta.

Saat ini, Man sedang menempuh pendidikan di SMK Pertanian 58 Muja-Muju, Yogyakarta. Proses adaptasi tidak sesulit yang dibayangkan. Man dapat langsung berbaur dengan teman-temannya yang baru. Para siswa-siswi di sekolah tersebut pun menyambutnya dengan cukup baik. Dalam hal bidang akademik, Man memang sedikit tertinggal dari siswa-siswi yang lain, namun dengan bantuan dan bimbingan dari guru sekolah tersebut Man perlahan-lahan dapat mengejar ketertinggalannya.

Lain halnya dengan bidang Non Akademik, saat ini Man dipercaya sebagai atlet unggulan dari sekolah tersebut yang disiapkan untuk mengikuti lomba di tingkat Propinsi Yogyakarta untuk cabang lari. Selain itu Man juga dipercaya sebagai mentor ekstrakulikuler Pramuka dalam bidang jelajah Alam. Hal ini didasarkan pada potensi Man itu sendiri, fisik yang kuat dan kemampuan bertahan di hutan sampai dengan cara menghadapi hewan buas seperti ular dapat dikembangkan dan dibagi kan ilmunya kepada siswa yang lain.

Abdul Rahman merupakan harapan bagi orang rimba di masa yang akan datang. Hal ini disebabkan karena jika Man bisa berhasil maka akan menjadi contoh bagi orang rimba lainnya yang sampai saat ini masih enggan untuk bersekolah.

Awak senang anak Awak bisa sekolah biar sukses, biar bisa jadi contoh buat adik-adiknyo sama kawan-kawannyo kata Nugraha, ayah Abdul Rahman.

Seluruh biaya selama Abdul Rahman bersekolah di Yogyakarta ditanggung sepenuhnya oleh PT. SAL 1 melalui program CSR Orang Rimba. Pihak perusahaan akan terus membimbing dan mensuport Man agar dapat meraih cita-citanya. Saat ini, PT. SAL 1 melalui program CSR Pendidikan telah membina 101 siswa orang rimba yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan dimulai dari PAUD sampai dengan SMA/SMK. Seluruh siswa tersebut akan terus dibimbing sampai dengan pendidikan tertinggi. Hal ini dilakukan agar Orang Rimba dapat hidup secara mandiri dan lebih baik dari sebelumnya. (ist)


Berita Terkait



add images