JAMBIUPDATE.CO, SENGETI- Setelah 10 tahun menjadi pemimpin diKabupaten Muarojambi, kemarin (19/7) H. Burhanuddin Mahir SH resmi meletakkan jabatannya sebagai Bupati Kabupaten Muarojambi, menjelang dilaksanakannya Pemilihan Bupati Definitif, Mendagri menunjuk Asisten II Pemprov Jambi Khailani SH M.Hum sebagai Pejabat Bupati Muarojambi.
Selama 10 tahun menjabat Bupati di Kabupaten yang merupakan hinterland Kota Jambi, Burhanuddin Mahir tentu telah banyak berbuat untuk pembangunan Muarojambi, dari tahun awal kepemimpinannya yaitu tahun 2006 saat itu Burhanuddin dihadapkan pada situasi keuangan yang sulit dimana saat itu Kabupaten Muarojambi mendapat Opini Disclaimer dari BPK RI.
Dengan semangat baru dan sistem Manejerial yang dimiliki Burhanuddin yang terkenal akan kebijaksanaannya, akhirnya Muarojambi berhasil keluar dari Opini Disclaimer, sistem keuangan Daerah perlahan dan pasti tertata dengan sangat baik, puncaknya ialah diraihnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tanpa paragraf penjelasan sedikitpun pada LKPD tahun 2012 lalu.
Dari sistem pengelolaan keuangan dan realisasi program fisik melalui Unit Layanan Pengadaan, Dibawah kepemimpinan Burhanuddin Muarojambi menjadi Kabupaten percontohan terbaik pengelolaan ULP, hal ini membuat Kabupaten ini menjadi trend center pengelolaan layanan pengadaan dari Kabupaten lain se Indonesia.
Dibidang Pembangunan Infrastruktur, Burhanuddin berhasil menurunkan daerah Desa yang terkategori tertinggal, dimana saat dia mulai menjabat terdapat sekitar 50 Desa tertinggal yang belum memiliki Jalur Transportasi darat, selama pembangunan berjalan hingga kini, boleh dikatakan tidak ada Daerah yang belum tersentuh aspal, daerah yang tertinggal menjadi wilayah terobosan pembangunan jalan aspal.
Suami dari Hj. Suliyanti ini selama 10 tahun telah membuat Muarojambi memiliki nama yang baik di Mata Nasional, puluhan penghargaan telah diterima Muarojambi berkat Jasanya, penghargaan tertinggi dari Presiden RI juga telah diterima oleh Burhanuddin yaitu Penghargaan Satya Lencana.
Kini setelah Ia meletakkan jabatannya, tentu banyak orang yang merasa kehilangan sosok kepemimpinannya, dikalangan Para Kepala Daerah Burhanuddin dikenal sebagai sosok yang bijaksana dan selalu membuat suasana hangat disetiap pertemuan, hal ini juga diakui oleh Gubernur Zumi Zola Zulkifli dimana Gubernur menyebut selepas CikBur tidak menjadi Bupati lagi, dirinya akan merasa kehilangan sosok senior. "Kami akan sangat merasa kehilangan sosok Burhanuddin Mahir dalam setiap kegiatan, dimana selama ini Dia (Cik Bur red) akan menjadi sosok yang membuat suasana menjadi hangat, penuh tawa,"ujar Zumi Zola beberapa waktu lalu.
Selepas tidak menjadi Bupati, Burhanuddin telah memiliki kegiatan baru yang akan dijalaninya, Burhanuddin mengaku setelah tidak menjadi Bupati dirinya akan menjadi pengantar sang cucu ke sekolah. "Jadi saya setiap pagi akan mengantar cucu ke sekolah,"seloroh Burhanuddin Mahir
Sementara itu sosok Khailani SH M.Hum bukan orang baru di pemerintahan. Sebelum menduduki jabatan PJ Bupati Muarojambi ini, Khailani pernah menduduki berbagai jabatan penting, antara lain sebagai Sekda Tanjab Barat dan Sekda Kota Jambi era Wako Bambang Priyanto.
Sebelum menduduki posisi Sekda Tanjab Barat, Kailani memulai karir di Pemkab Batanghari. Berbagai posisi di Batanghari pernah dijabat Kailani, mulai dari Kabag Hukum Setda Batanghari, Kadis Perindagkop, Peltu Kadis Kehutanan sampai menjadi Asisten II Setda Batanghari, kemudian hijrah ke Pemkab Tanjab Barat.
Kailani juga dipercaya sebagai Peltu Sekda Provinsi Jambi pada tahun 2014 silam dan saat ini masih memegang jabatan Asisten II Pemprov Jambi.
Semoga dibawah kepemimpinan Khailani, Muarojambi terus bergerak melaukan pembangunan Daerah dan meningkatkan Kualitas Pembangunan Infratsruktur Jalan yang memang selama ini menjadi masalah utama di Kabupaten Muarojambi. (era)
