iklan Bupati & Wakil Bupati Kabupaten Bungo Hamas - Apri.
Bupati & Wakil Bupati Kabupaten Bungo Hamas - Apri.

JAMBIUPDATE.CO, MUARABUNGO - Beberapa waktu lalu, Kabupaten Bungo melakukan rekrutmen CPNS. Perkembangannya, penempatan CPNS ternyata tak sesuai dengan SK awal penempatan. Lagi-lagi, CPNS banyak menempati wilayah yang strategis. Kembali ke wilayah dekat rumah menjadi salah satu pilihan.

Terkait fenomena ini, Bupati Bungo H.Mashuri mengaku sudah mendapat laporan. Meskipun belum keseluruhan, namun gambaran telah terpampang.

"CPNS akan saya kembalikan sesuai SK awal lima tahun penempatan. Ini sudah banyak yang sudah pindah. Tak bisa seperti itu. Bagaimana mau bicara pemerataan, kalau dikit-dikit pindah. Jadi PNS jangan cengeng. Jangan manja," sebutnya.

Dia mencontohkan wilayah penempatan yang seakan menjadi momok, seperti Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang misalnya. Jelas-jelas SK penempatan CPNS di wilayah itu, tapi tak selang beberapa lama sudah pindah ke daerah asal, meski masih wilayah Bungo.

"Jadi PNS itu mau ditempatkan dimana saja. Kalau tak mau, jangan jadi PNS. Itu saja," tuturnya.

Lain soal, pegawai di lingkungan SKPD, sejauh ini terindikasi bisa pindah ke wilayah lain hanya berbekal SPT saja. Ini menjadi perhatian Hamas. Kedepan, kepala SKPD tak diperbolehkan lagi meneken SPT . Surat perintah tugas harus dari tangan Bupati.

"Ini juga jadi persoalan. Gampang saja pindah hanya pakai SPT dari Kepala Dinas. Besok tak bisa lagi. Harus tertib dan ikuti aturan," tegasnya. (hnd)


Berita Terkait



add images