JAMBIUPDATE.CO, MUARABULIAN - Berdasarkan hasil evaluasi tes baca tulis Al-quran, yang dilakukan Bagian Kesra, bekerjasama dengan Dinas PdK pada bulan April lalu, terdapat ratusan anak di Batanghari yang masih buta aksara Al-quran.
Hal tersebut diakui Kabag Kesra Setda Batanghari, Bustomi, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya. Dikatakannya, pada April 2016 lalu, pihaknya melakukan evaluasi baca tulis Al-quran khusus di Kecamatan Muarabulian. Terdapat 1.400-an siswa kelas 6 SD dan 3 SMP yang dilakukan evaluasi beberapa tahap.
"Bulan April lalu kita telah mengirim surat ke UPTD, dan UPTD menghubungi pihak sekolah agar mengirim siswa/i yang dianggap masih belum bisa baca tulis Al-quran untuk dilakukan evaluasi," ujar Bustomi.
"Setelah dievaluasi, hasilnya terdapat 101 anak didik yang buta aksara Al-quran," tambahnya.
Dijelaskan Bustomi, bahwa pihak Kesra memberikan solusi. Agar 101 siswa yang buta aksara Al-quran teraebut diserahkan kepada kepala sekolah untuk memanggil orang tua siswa untuk diberikan penjelasan.
"Kami sarankan kepsek memanggil wali murid masing-masing siswa untuk diberikan solusi. Apakah diberikan les khusus atau rutin pengajian malam,"ungkapnya.
Bagian Kesra berencana, akan melakukan evaluasi baca tulis Al-quran. Terhadap siswa di Batanghari setiap tahunnya, dengan Kecamatan yang berbeda. Agar nanti didapatkan, data secara keseluruhan jumlah anak didik di Batanghari yang buta aksra Al-quran. (adi)
