JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN- Jalan Provinsi, yang kerap disebut jalur maut ada di Kecamatan Batang Asai yang berjarak 180 kilometer dari ibukota Kabuten.
Jalur ini disebut jalur maut karena memang terkenal memiliki medan yang sangat ekstrem, selain geografis daerahnya merupakan perbukitan, kondisi jalan juga sangat parah. Licin karena tidak tersentuh aspal dan kerap terjadi longsor. Padahal daerah ini sangat kaya akan pemandangan alamnya, mulai dari bukit-bukit yang indah, sampai aliran sungai berbatu yang sangat jernih.
Terkait ruas jalan provinsi yang rusak parah ini, Kepala Dinas PU Pera Kabupaten Sarolangun, Arief mengatakan Pemkab Sarolangun tidak dapat berbuat banyak untuk memperbaiki jalan Provinsi. Karena keterbatasan anggaran, pemda hanya bias membantu sebatas melakukan pengerasan, katanya.
Menurut Arief, kerusakan jalan itu diperparah karena tonase kendaraan yang melebihi kapasitas, ditambah lagi saat ini musim penghujan, kendaraan melebihi tonase tersebut memaksakan untuk menembus jalan yang rusak, sehingga dibeberapa titik jalan mengalami genangan yang sedikit dalam.
Dengan kondisi seperti itu, masyarakat masih saja memaksa kendraannya untuk lewat, bahkan ada yang memasang rantai pada ban kendraannya, sehingga menambah kerusakan yang lebih parah, jelas Arief. (dez)
