JAMBIUPDATE.CO, KUALATUNGKAL Pihak PDAM Tirta Pengabuan Kualatungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini masih kesulitan mengolah air gambut untuk kebutuhan air bersih di Kualatungkal.
Pasalnya kadar fe ataupun besi yang terkandung pada air gambut masih sangat tinggi. Hanya saja karena tidak ada sumber air yang bisa di produksi secara baik untuk kebutuhan air bersih di Kualatungkal sekitarnya.
Hal ini pun dibenarkan oleh Dirut PDAM Tirta Pengabuan Ustayadi Barlian, bahwa pihaknya saat ini masih kesulitan untuk mengolah sumber air gambut untuk diprosuksi.
"Kadar fe atau besi pada air gambut sangat tinggi makanya kita kesulitan untuk mengolahnya," ujarnya.
Selain itu, Ustayadi juga mengatakan, secara teknologi belum ada kimia yang mampu mengolah kadar besi pada air gambut. Hanya saja karena tidak ada sumber air lain, pihaknya masih menggunakan sumber air gambut.
"Untuk menghilangkannya memang belum mampu , kita hanya bisa mengurangi kadar besinya saja," tambahnya.
Dirinya berharap supaya pemerintah sekarang bisa mewujudkan pembangunan sumber air dari Teluk Pengkah dalam menangani krisi air bersih di Kualatungkal dan sekitarnya.
Dengan masuknya sumber air teluk pengkah tentu akan menjawab krisis air bersih yang sekarang dialami masyarakat khususnya Kualatungkal dan sekitarnya, pungkasnya. (sun)
