iklan Keluarga Rini yang mendirikan tenda di depan kantor BKD Merangin.
Keluarga Rini yang mendirikan tenda di depan kantor BKD Merangin.

JAMBIUPDATE.CO, MERANGIN Sungguh malang nasib yang dialami Rini (7) salah satu warga Suku Anak Dalam (SAD) dari Air Hitam, Kabupaten Sarolangun. Dia sempat dirawat di rumah sakit Kol Abunjani Bangko, namun belum sembuh dari sakit sudah diminta pulang ke rumah.

Dari keterangan yang dihimpun dari SAD mengatakan , sebelumnya Rini mengaku sudah dibolehkan pulang oleh  rumah sakit dan dinyatakan sudah sehat. Namun selang beberapa ratus meter dari rumah sakit, Rini malah terkapar dan tak bisa berjalan.

Karena keadaan yang semakin memprihatinkan dan terlihat pucat, keluarganya lansung membuat tempat peristirahatan sementara dengan mendirikan tenda di depan Kantor BKD Merangin.

Ya, kata dokter  tadi sudah sehat , setelah kami sampe sini (Depan kantor BKD,red) taunya anak kami kambuh lagi dan dak bisa jalan.  kami buatla rumah sementaro di siko. Kami macam diusir be dari rumah sakit tu, ujar Merengkuh paman Rini saat di wawancarai awak media, Jumat (22/4).

sebelum disuruh pulang oleh pihak rumah sakit, sambung Merengkuh, pihak keluarga sudah meminta pihak rumah sakit untuk tetap merawat Rini. Namun pihak rumah sakit tetap bersikukuh jika Rini sudah sehat dan diperbolehkan pulang.

Kan la kami bilang dengan dokter tu, anak ini masih sakit. Tapi orang rumah sakit ngato la sehat. Ditambah lagi impusnyo sudah lempas . mau gimano lagi pak, pegi la lagi kami bawak Rini ini, ujarnya lagi (amn)


Berita Terkait



add images