JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO DPRD Tebo mendesak agar Sat Pol PP Tebo, untuk bertindak tegas terkait menjamurnya Warung remang remang (Warem) dan tempat hiburan khususnya di Kecamatan Rimbo Bujang. Pasalnya, selama menjamurnya Warem ini, tingkat kriminalitas di Kecamatan Rimbo Bujang cukup tinggi.
Seperti di Kelurahan Wirotho Agung tepatnya dibelakang pasar Pujasera, disana bak lokalisasi. Ada 4 titik Warem berdiri berdampingan sekaligus tempat prostitusi. Tercatat, dalam satu minggu dalam awal bulan ini, sudah ada dua kali terjadi tindakan kerusuhan di lokalisasi Warem tersebut dan kejadian kerusuhan terakhir adalah insiden penembakan terhadap korban Sarohman warga desa Pematang Sapat yang mengakibatkan korban kritis.
Satpoi PP harus cepat bertindak mengatasi Warem dengan cara menutupnya, apalagi Warem ini sebagai pemicu terjadinya aksi penembakan dimana penembakan ini terkait dengan peredaran Senjata Api (Senpi) illegal. Pemkab tidak bisa memandang remeh persoalan ini, Pemkab harus bertanggung jawab dengan persoalan ini, tegas , Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tebo Wartono Triyan Kusuma.
Sat Pol PP yang lebih berwenang dalam mengambil tindakan lanjut Tono, tidak boleh berargumen untuk menunggu agar warga yang menutup Warem warem, karena dikhawatirkan akan terjadi keributan. Karena bisa jadi, ketika ada aksi dari warga, pemilik Warem akan menyuruh para preman untuk menghadapi warga sehingga terjadilah keributan besar.
Pol PP yang harus menutup Warem, jangan sampai warga yang melakukan aksi penutupan, itu sangat bahaya, tandasnya. (bjg)
