iklan Cek Endra
Cek Endra

JAMBIUPDATE.SAROLANGUNBupati Kabupaten Sarolangun, Drs H Cek Endra (CE) meyakini jahe akan menjadi komoditas alternatif di Kabupaten Sarolangun setelah tanaman singkong racun. Dua komuditas ini dipercaya menjadi alternatif ditengah jebloknya harga karet dan sawit.

Bulan April ini, saya akan ajak para masyarakat dan petani ke Perkebunan Jahe di Pulau Jawa, dan sekalian melihat langsung pemasaran jahe di Pabrik Sido Muncul. Bulan lalu, para petani juga sudah saya ajak ke Medan ke perkebunan Singkong Racun, mereka melihat langsung dan kini sudah mulai ada yang menanam singkong racun itu,katanya.

Setelah dipelajari, sambung CE, mengembangkan tanaman jahe, dianggap bernilai ekonomis, dan sangat menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan. Tanaman ini, akan menjadi komoditas andalan Kabupaten Sarolangun kedepan.

Kita ada lahan untuk tanaman jahe yang bisa dikembangkan di Kabupaten Sarolangun ini mencapai ratusan hektare, dan diperkirakan akan memproduksi jahe ratusan ton setiap tahunnya,ungkap CE.

CE menjelaskan, tanaman jahe bisa dikembangkan petani, karena nilai ekonomisnya juga tinggi, sekitar Rp7.000 per kilogram, dan juga tanaman tersebut, dianggap cocok dengan iklim di Kabupaten Sarolangun ini.

Tanaman jahe mampu mencapai produktivitas sekitar 15 ton per hakternya, dan hanya butuh waktu 11 bulan untuk panen, sehingga tidak membuat petani menunggu lama. Itu lah sebabnya komoditas itu, harus dikembangkan petani di Kabupaten Sarolangun ini,harapnya.(dez)


Berita Terkait



add images