JAMBIUPDATE.CO, KERINCI-Pancuran Rayo merupakan objek wisata air terjun yang terletak di Desa Pulau Tengah Kecamatan Keliling Danau Kabupaten Kerinci.
Objek wisata yg satu ini memang sangat banyak menarik minat wisatawan untuk mengunjunginya, dengan kondisi medan yang cukup bervariasi dan panorama alam yg manukjubkan, Pancuran Rayo merupakan destinasi wisata alam yang patut untuk dipertimbangkan.
Namun di lain sisi, masalah sampah akan menjadi persoalan, saat para wisatawan yang datang dari berbagai wilayah tidak memiliki kesadaran untuk membuang sampah di tempat yang semestinya. Alhasil, di sepanjang jalur hingga sampai ke lokasi air terjun yang seharusnya nyaman, menjadi semakin kehilangan pesonanya kerena sudah mulai banyak terdapat serakan sampah.
Demi menekan jumlah sampah yang diproduksi setiap hari, Kelompok Pencinta Alam Bunga Tanjung atau disingkat dengan KPA Bunga Tanjung menggelar Operasi besih Pancuran Rayo,dengan beranggotakan 8 orang relawan bergabung dalam kegiatan operasi bersih ini.
Rute pembersihan dimulai dari pintu rimba (Gate) hingga mencapai lokasi air terjun dengan jarak tempuh lebih kurang 1 jam. Aksi ini sendiri digelar pada Hari Minggu 13 Desember 2015 dimulai tepat pukul 11.00 Wib siang waktu setempat hingga pukul 18.00 Wib.
Dari hasil operasi bersih ini, sampah plastik (non-organik) adalah yang paling banyak ditemukan, berbagai bungkus kemasan makanan, minuman dan sejenisnya.
Kegiatan bersih-bersih yang kami lakukan bertujuan membantu mengurangi sampah yang sudah mulai banyak dilokasi ini, ungkap Heri Ketua KPA Bunga Tanjung kepada jambiupdate.co Selasa (15/12).
Kesadaran warga dan para wisatawan memang menjadi kunci utama dalam menjaga keindahan dan kelestarian objek-objek wisata alam di Kerinci. "Harapan kami akan banyak aksi serupa,hingga persoalan sampah di objek wisata dapat teratasi,selain itu kedepannya kami akan melaksanakan kegiatan Operasi bersih Gunung Kerinci dan bagi relawan yg ingin bergabung kami sangat berterimakasih," tambahnya. (pds)
