JAMBIUPDATE.CO, KERINCI-Di Pemkot Sungai Penuh dan Pemkab Kerinci sampai saat ini juga masih ada proyek pemerintah yang belum selesai dikerjakan oleh rekanan.
Wakil Ketua DPRD Sungai Penuh BUrhanuddin menyebutkan, ada beberapa proyek besar di Sungai Penuh yang terancam tidak akan bisa selesai tahun ini.
Proyek itu yakni pembangunan museum adat, rumah sakit khusus dan ruang terbuka hijau di lapangan merdeka, katanya.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sungaipenuh, Martin Kahpiasa dikonfirmasi mengatakan, proyek itu memang saat ini tengah dikerjakan. Pembangunan Ruang Terbuka Hijau di Lapangan Merdeka dengan dana Rp 1,5 miliar, kemudian Rumah Sakit Khusus Rp 8 miliar, pembangunan Museum Adat Rp 2,5 miliar dan pengaspalan jalan Depati Parbo Rp 11 miliar.
Menurutnya untuk pembangunan lapangan merdeka akan dilaksanakan bertahap, begitu juga pembangunan museum.
Baca Juga: Wow, 13 Paket Proyek Jalan di Tebo ini Masih Belum Selesai, Waktu Kian Mepet
Rumah sakit khusus juga bertahap, sekarang tahap ketiga, ujarnya.
Sedangkan pengaspalan jalan Depati Parbo harus selesai tahun 2015 ini. Jika tidak selesai, maka kontraktornya akan didenda. Pengaspalan jalan depati parbo belum selesai sampai sekarang. Mudah-mudahan selesai, kalau tidak selesai kontraktornya didenda, ucapnya.
Sementara itu di Dinas PU Kerinci proyek paling besar anggarannya hanya Rp 7 miliar, yakni, pengaspalan jalan Sungai Jambu-Sungai Tanduk sepanjang 3 Km. Saat ini pengaspalan jalan tersebut sudah selesai.
Sedangkan proyek lainnya yang besar, yakni pembangunan empat Kantor Camat, yakni kantor Camat Kayu Aro Barat, Kayu Aro, Bukit Kerman, Siulak Mukai dengan total anggaran Rp 2,5 miliar. Tinggal kantor Camat Siulak Mukai yang belum selesai, selebihnya tinggal finishing, jelasnya. (dik)
