iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, KUALATUNGKAL - Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini ada mendapatkan beberapa bantuan sapi dari pusat melalui berbagai program, untuk itu Dinas Peternakan Tanjabbar dituntut berperan aktif melakukan pemantauan dan pengecekan kesehatan pada sapi bantuan ke pada kelompok tani.

Terutama pada bantuan pengembangan sapi. Kepala dinas Peternakan Hamzah menjelaskan, ratusan bantuan sapi yang diterima kelompok tani di Tanjabbar sudah melalui proses penyeleksian dinas Pertenakan.

Kata dia, bantuan yang sifatnya berkelompok memang tidak menjadi kendala pihak dokter hewan mengontrol kesehatan setiap ekor sapi. Namun kata dia, tidak menutup kemungkinan dari ratusan ekor sapi terdapat beberapa ekor sapi yang tidak sehat dan tidak produktif lagi.

"Diantaranya Ternak yang dak mau beranak, kita priksa, lalu kita laporkan ke bagian penyerahan (pusat) untuk ditukar. ŽDan untuk Ternak Majir ( mandul) kita jual, kita belikan ternak yang produktif" terangnya.

Hamzah juga menegaskan, bagi para kelompok tani yang mendapat bantuan diharuskan mengurus bantuan tersebut. Sebab, setiap kelompok tani yang mendapat bantuan sudah memiliki mou atau perjanjian kontrak kerja yang dinamakan (kontra gaduhan Ternak).

"Kita mengarahkan kelompok tani dan kita juga yang menyeleksi siapa yang berhak mendapat bantuan tersebut. Bukan brearti kelompok yang mendapat bantuan semena-mena melakukan pelangaran seperti menjual ternak bantuan, itu sudah melanggar hukum" terangnya.(sun)


Berita Terkait



add images