JAMBIUPDATE.COM, SENGETI - Bupati Muarojambi, H Burhannudin Mahir meminta pemahaman dan pengertian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kabupaten Muarojambi, terkait penghapusan uang lauk Pauk (ULP) PNS yang diusulkan pada tahun ini namun ditiadakan.
Menurut Burhanudin, PNS tidak akan merasa sengsara jika tidak mendapat ULP, namun jika dialihkan akan lebih bermanfaat.
'Memang ada usulkan uang makan minum dihidupkan kembali. Namun melihat kondisi sekarang ini saya minta pemahamanya,' ujarnya.
Bupati menjelaskan, jika uang makan diberikan pemkab harus menyediakan Rp 42 milyar untuk membayar uang makan 6 ribu pns di muarojambi.
'Jika uang Rp 25 ribu perhari tidak diberikan, saya rasa PNS tidak akan merasa keberatan,' ujar bupati.(era)
