JAMBIUPDATE.COM, KUALATUNGKAL- Banyaknya badan Jalan yang berlobang dan rusak di Jalan Lintas Teluk Nilau Senyerang dari simpang Tiga Parit Empat Sungai Saren hingga Senyerang , menjadi sorotan bupati Tanjjabbar, Usman Ermulan.
Usman menuding, rusaknya jalan di karenakan ulah pengusaha-pengusaha yang melakukan kegiatan Retribusi hasil produsi, untuk itu Ia menghimbau agar para pengusaha dapat mengimbangi kegiatan produksi dengan alam sekitar
Untuk itu, bupati menghimbau bagi para pengusaha untuk mengimbangi kegiatan produuksi dan kondisi alam sekitar.
"Tolonglah di imbang para pengusha, Bukannya tidak boleh, tapi pengusaha harus tau batasan. Sebab kapasitas jalan di wilayah kita ada batasnya kalau jalan rusak yang susah kita semua, termasuk pengusaha jadi saling jaga lah". himbaunya.
Kata Usman, untuk saat ini status jalan lintas Teluk Nilau ini merupakan jalan provinsi. Bukan berarti masayarakat semena-mena mengunakan seenaknya. Terlebih struktur tanah labil, kendaraan yang bertonasi berat harus pelan-pelan melintas.
"Insya allah setelah nanti dilakukan pengerasan jalan ini kembali akan di aspal, dan jika jalan cepat rusak biayanya kan terus digunakan untuk pemeliharaan kan sayang," tukasnya. (sun)
