JAMBIUPDATE.COM, BANGKO - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Merangin, Rabu (21/10), gelar aksi demo di Gedung DPRD Merangin. Bahkan, tiga ruangan pimpinan dewan disisir. Mahasiswa ini memprotes kebijakan yang tidak pro rakyat.
Selain itu, mereka menolak anggaran Dana Alokasi Daerah (DAK).Pantauan di lapangan, saat aksi demo berlangsung tidak ada satu pun anggota DPRD Merangin yang ada di gedung dewan.
Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Merangin, Yumashur mengatakan, tidak ada anggota DPRD Merangin yang hadir sejak pagi tadi.
"Tidak ada anggota DPRD yang hadir dari sejak pagi tadi. Ketua dan wakil ketua ada dinas luar," kata Yumashur, saat menemui para mahasiswa.
Joni, salah satu mahasiswa menyebutkan jika DPRD Merangin, gagal. Alasannya, karena mengeluarkan kebijakan yang tidak pro rakyat.
"Dewan gagal. Dewan tidak ada kepentingan untuk menolak dana DAK yang dikucurkan dari pusat," ujar Joni.(amn)
