JAMBIUPDATE.COM, SAROLANGUN Dinilai muzair, Kadisdik Sarolangun, H Lukman, larang seluruh siswa melakukan aksi coret-coretan dan komvoi pasca pengumuman hasil UN.
"Dari pada baju seragam yang masih layak pakai dicoret-coret, lebih baik disumbangkan. Masih banyak orang yang membutuhkan," imbuh Lukman, Jumat (8/5).
Kadisdik Sarolangun juga menghimbau kepada seluruh Kepala SMA dan SMP sederajat untuk melarang para siswanya untuk tidak melakukan coret-coretan, siswa juga diminta untuk tidak mengelar konvoi kerena bisa membahayakan keselamatan mereka.
"Selain mengacam keselamatan mereka, aksi konvoi juga bisa menganggu lalu lintas," tandasnya
Terpisah Kepala SMP 17, Rita, mengintruksikan kepada siswanya untuk tidak melakukan coret-coretan dan konvoi.
"Siswa sudah berjanji dengan sekolah untuk tidak melakukan coret-coretan dan konvoi," katanya.
(ded)
