JAMBIUPDATE.COM, KUALATUNGKAL - Miris, kata-kata itulah yang terlintas dibenak pikiran ketika ingin masuk ke ibu kota Tanjabbar. Pasalnya, hingga kini perbaikan jalan negara yang dari dulu dijanjikan pemerintah tak kunjung berjalan. Alhasil, perjalanan warga dari Kota Kualatungkal ke Kota Jambi begitu juga sebaliknya semakin menyusahkan akibat jalan yang semakin lama semakin parah rusaknya.
"Sekarang ke Tungkal atau pun sebaliknya ke Jambi perjalanannya lebih lama, biasanya 2 jam setengah. Sekarang bisa 3 jam setengah dan lebih," ujar Anto salah satu supir travel Tungkal - Jambi kepada jambiupdate.com, Senin (4/5).
Saat ini, katanya, banyak kerugian yang dialami jika ingin menambang ke Jambi. Dengan waktu yang lama, dirinya harus menambah kos minyak karena perjalanan tidak seperti dulu lagi. Terlebih jalan berlubang di tengah jalan diameternya tidak kecil, dirinya bersama teman-temannya harus ekstra hati-hati bila tidak ingin kendaraannya nyangkut di bahu lobang.
"Sekarang jadi sulit lah pak, perjalanan biasanya nyaman jadi tak nyaman. Lobang ini pun erjadi sepanjang jalan sampai PLTG, terkadang warga secara swadaya menutup lobang-lobang besar, tapi apa lah kuatnya kalau cuma ditutup biasa," keluhnya.
Ia pun menagih janji pemerintah, yang katanya akan membangun jalan negara tersebut dengan cara di buat rabat beton. "Jangan ngomong-ngomong saja lah bapak-bapak pejabat, coba dibuktikan omongannya, kita dibawah ini payah cari duit," tandasnya.
(sun)
