JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK - Setelah tahun 2014 lalu BPMPDK menerima 11 sepeda motor invetarisir para kades, tahun ini BPMPDK kembali menerima 19 motor inventarisir kades. Sehingga dari 56 motor inventarisir kades keseluruhan sudah diinventarisir 30 motor, tersisa 26 motor inventarisir kades. "Tapi yang baru kami inventarisir 19 motor kades, belum kami laporkan ke BPK, karena masih menunggu tim kami menginventarisir sisa motor ini," kata Kaban BPMPDK Tanjabtim, Junaidi Rahmat.
Dikatakannya, motor inventarisir ini adalah motor pengadaan tahun 2002-2003 yang diperuntukan bagi kades-kades di Tanjabtim. Motor ini tercatat diaset BPMPDK Tanjabtim tapi keberadannya tidak diketahui. "Motor digunakan untuk operasional para kades, apalagi jangkauan antar Desa di Tanjabtim lumayan jauh, sehingga motor diharapkan bisa membantu kinerja kades-kades," jelasnya.
Selama ini aset-aset berupa motor dinas dikembalikan mantan kades, karena kades-kades ini merasa lama memgang motor dan yang merawat motor selama ini. Sehingga para kades yang memiliki motor dinas tidak mengetahui, usai jabatan sebagai kades habis, motor harus segera dikembalikan ke BPMPDK. "Kami menghimbau kepada kades-kades lama yang masih memegang motor dinas, agar melaporkan ke BPMPDK untuk kemudian diidentifikasi," imbuhnya.
(yos)
