iklan kondisi kolam renang yang terbengkalai akibat berlarut-larutnya proses hukum
kondisi kolam renang yang terbengkalai akibat berlarut-larutnya proses hukum

JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK - Hingga saat ini masih belum ada kelanjutan kasus kolam renang. Sehingga berdampak terhadap pemanfaatan kolam renang. Delapan orang yang berasal dari perwakilan LSM Kapak dan LSM Limas akhirnya menyoroti permasalahan ini. Dua LSM ini pun mendatangi kantor bupati Tanjabtim untuk menanyakan permasalahan tersebut. Sekda Tanjabtim langsung menemui kedua perwakilan LSM.

"Dari kami dan pihak kejari menjawab, komitmen kasus kolam renang segera diselesaikan. Banyak manfaatnya kalau kolam renang bisa dijalankan," tukasnya.

Namun, untuk ketahapan berikut pihaknya harus melakukan komunikasi dengan pihak kejari, setelah itu pihak kejari kembali melakukan komunikasi dengan pihak kejati.  Selain itu belum adanya serah terima kolam renang dari Kemenpora ke Pemkab Tanjabtim, menjadi persoalan tambahan.

"Kami pun tidak bisa melakukan penambahan fasilitas kolam renang," katanya.

Pemanfaatan kolam renang, terlebih dahulu harus diselesaikan dari sisi yuridis. Pihaknya pun harus mengkomunikasikan dengan kejari agar kolam renang dapat dimanfaatkan.

"Salah satu kunci ada dikebijakan, bahwa ini bisa dimanfaatkan. Kalau secara yuridis belum bisa, ya kami juga tidak bisa berbuat banyak," tutupnya.

(yos)


Berita Terkait



add images